Program Belajar
Belajar kitab kuning, tumbuh bersama
Pendidikan baca kitab kuning membentuk adab dan keilmuan santri sejak dini, dengan rujukan langsung dari teks para ulama.
Adab yang terbentuk
Santri belajar menghormati guru, sesama, dan ilmu sejak langkah pertama dalam membaca kitab.
Pemahaman dari sumber
Teks kitab kuning dibaca langsung, sehingga pemahaman agama bertumpu pada rujukan para ulama.
Kaidah yang kokoh
Ilmu nahwu dan shorof diperkenalkan secara bertahap sebagai kunci membaca kitab dengan benar.
Metode AMTSILATI
Alur belajar yang sistematis
Metode yang diajarkan di Pesantren Amtsilati Jepara ini berjalan bertahap, dari pengenalan kaidah hingga membaca teks secara mandiri.
01 Kaidah dasar
Pengenalan nahwu dan shorof dengan contoh yang mudah dicerna anak-anak.
02 Membaca teks
Santri membaca kitab kuning dengan menerapkan kaidah yang telah dipelajari.
03 Pemahaman makna
Makna teks dipahami bersama pendidik melalui penjelasan dan tanya jawab.
04 Latihan mandiri
Sorogan dan latihan berkala menumbuhkan kemampuan membaca secara mandiri.
Kelompok usia
Program sesuai tahapan usia
Kelas dikelompokkan dari TK hingga kuliah, sehingga setiap santri belajar sesuai tahap perkembangannya.
TK dan anak-anak
Pengenalan huruf dan kaidah dasar dilakukan dengan cara bermain dan pengulangan yang lembut.


Remaja sekolah
Santri usia sekolah menengah mendalami kaidah dan membaca teks dengan makna yang lebih utuh.
Mahasiswa
Bagi mahasiswa, kajian kitab kuning menjadi bekal pemahaman rujukan yang mendalam dan terarah.

